Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH

where are you sunshine?

Blog EntryJan 14, '12 11:53 PM
for everyone
Dear Anakku...

Malam ini, seperti juga malam-malam sebelumnya, kala lampu tidur baru dimatikan, aku curi-curi menyorotkan layar HP ke arah wajahmu yang lelap. Seolah tak pernah habis rasa kagumku pada berkah Tuhan yang ada di situ. 

Wajah indahmu itu selalu menjadi sesuatu yang ingin terakhir ku lihat sebelum memejamkan mata, dan selalu menjadi sesuatu yang ingin pertama ku lihat begitu membuka mata.

Sebegitu indahnya wajahmu, Nak.. Sampai aku sedikit menyesal. Mengapa di bulan- bulan awal kehadiranmu aku suka mengeluh kalo kamu bangun malam-malam.  Lalu dengan terpaksa aku membuka mata dan dada ku untukmu. Lalu kamu pun lahap minum susu. Lalu tertidur lagi. Lalu bangun lagi. Lalu tidur lagi. Bangun lagi. Tidur lagiiiiii... Aaaaahhh aku rela. Tapi aku lelaaaaaahhhh... Aku ingin tidur. 

Sungguh.. Kini aku menyesal :( kok bisa-bisanya aku mengeluh. Sementara waktu untuk kita saling menatap dari jarak sangat dekat, sebentar lagi akan berakhir.. :(
Iya, kamu sudah 18 bulan sekarang. Tinggal 6 bulan saja waktu ku menyusuimu.  Dan kini, tangisanmu di malam hari adalah sesuatu yang paling aku tunggu-tunggu :) supaya aku bisa menatap wajahmu dalam. Hanya kamu dan aku.

Lalu...
Akan tiba saatnya kamu berhenti minum susuku. Karena umurmu nanti 2 tahun.kamu akan menempati kamarmu sendiri. Menikmati kemandirian mu yang pertama.
Lalu...
Akan tiba saatnya kamu tak lagi mau aku peluk-peluk di depan semua orang. Karena kamu sudah ingin dianggap bukan bayi lagi.
Lalu...
Akan tiba saatnya kamu memprotes aku. Karena kamu sudah punya pendapat sendiri.
Lalu...
Akan tiba saatnya kamu tak lagi mau diajak pergi bersamaku. Karena kamu sudah punya acara sendiri. 
Lalu...
Akan tiba saatnya kamu lebih memilih dia, seorang gadis manis nan pintar, untuk kau temui daripada aku. Karena kamu  sudah mengenal cinta.
Lalu...
Akan tiba saatnya aku dititipi wajah-wajah mungil serupa denganmu. Karena kamu sudah sangat sibuk.
Lalu...
Akan tiba saatnya aku pergi... 
Pergi meninggalkanmu...
Meninggalkan buah cintaku..
Buah cinta aku dan kekasihku...
Kekasihku yang juga amat ku cintai...
Cinta yang tak pernah padam meski aku tak lagi di sampingmu...

Ku hapus setitik air di ujung mata ini. Lalu ku padamkan HP-ku.. *sebelum di padamkan, sekali lagi ku arahkan layarnya pada wajahmu*
Ku tarik selimutmu yang sudah ke mana-mana, kembali ke tempatnya, agar kamu senantiasa hangat.
Lalu...
Ku pejamkan mataku sambil ku peluk dirimu. 
Ya... Akan tiba saatnya semua ini berakhir. Bahkan peluk cinta ibu pada anak ya. Maka sebelum semua itu berakhir, peluk terbaik dariku untukmu.. :)

Penuh cinta,

Ibu.


sayayoshi wrote on Jan 15
menyimak, sambil ikut menetes air mata. selamat menikmati pengalaman mengasuh :)
beckyroo wrote on Jan 16
ibu manik...terharu sangat....
akan tiba saatnya malaki membaca blog ibunya, dan meneteskan airmata...
peluk ibu dan anak!!
oetary wrote on Feb 8
Manik.... Terharu biru..
elasayangsemua wrote on Feb 14
duh, teh manik bikin nangis trus kangen sama ibu-ku deh :)
Add a Comment